Penyebab-Resistor-Panas-Berlebihan

Penyebab Resistor Panas Berlebihan Dan Cara Mencegahnya

Salah satu penyebab resistor panas berlebihan adalah ketika resistor bekerja pada tegangan berlebih. Penting untuk kita mengetahui penyebab terjadinya panas dan cara mencegahnya.

Penyebab Resistor Panas

Resistor adalah komponen penting yang ditemukan di hampir setiap (jika tidak semua) rangkaian di dalam perangkat dan mesin listrik dan elektronik.

Mereka memiliki banyak kegunaan dalam rangkaian, tetapi yang utama adalah untuk membatasi aliran arus listrik. dan saat proses ini biasanya resistor akan menjadi panas.

Lalu, mengapa resistor menjadi panas?

Alasan utama resistor menjadi panas adalah ketika arus melewatinya, energi hilang dalam bentuk panas.

Ini terjadi karena gesekan saat elektron saling bertabrakan, serta konduktor yang menghasilkan panas.

Tapi, resistor tidak boleh terlalu panas saat disentuh dalam kondisi normal (jika rating dayanya tidak terlampaui).

Rating daya resistor umum meliputi:

  • 0,25 Watt
  • 0,5 Watt
  • 1 Watt
  • 2 Watt
  • 25 Watt

Tujuan utama dari rating daya adalah untuk memberi tahu kita kapasitas maksimum komponen arus (elektron) seperti resistor yang dapat ditangani untuk area tetap.

Semakin tinggi arus yang dikenakan resistor, semakin tinggi jumlah elektron yang akan akan mengalir.

Namun, area fisik resistor tetap sama, tetapi sekarang memiliki lebih banyak elektron yang mengalir melaluinya, dan dengan lebih sedikit ruang untuk melakukannya.

Seperti yang dapat Kamu bayangkan akan ada lebih banyak tumbukan antara elektron yang menghasilkan lebih banyak gesekan yang menyebabkan resistor semakin panas.

Diagram di bawah menunjukkan peningkatan arus (yang menghasilkan peningkatan elektron) untuk area yang sama di dalam resistor.

peningkatan-arus-pada-resistor

Juga, ada fenomena yang dikenal sebagai Thermal Runaway, yang menggambarkan skenario di mana peningkatan suhu menghilangkan energi (dalam bentuk panas).

Apa Yang Terjadi Pada Resistor Jika Terlalu Panas?

Di rangkaian listrik dan elektronik apa pun, komponen dan perangkat yang terlalu panas tidak diinginkan. Hal yang sama berlaku untuk resistor.

Ada beberapa hal yang dapat terjadi pada resistor jika terlalu panas.

Resistansi resistor berubah jika menjadi panas

Hal pertama yang dapat terjadi jika resistor menjadi terlalu panas adalah resistansinya dapat berubah.

Ketika kita menggunakan resistor, ada parameter penting yang dikenal sebagai Koefisien Suhu Resistansi (atau TCR).

TCR menunjukkan kepada kita perubahan resistansi untuk bahan tertentu (seperti konduktor) per derajat perubahan suhu.

Setiap bahan memiliki nilai TCR sendiri.

Resistansi meningkat dengan meningkatnya suhu terlepas dari bahan serta panjang dan luas resistor (tetapi, beberapa resistor lebih tahan terhadap perubahan suhu daripada yang lain).

Ini terjadi karena atom-atom di dalam suatu bahan menjadi tereksitasi ketika suhu meningkat. Hal ini menyebabkan atom bergerak lebih cepat, membuat elektron lebih sulit untuk melewatinya.

TCR resistor biasanya dipengaruhi oleh suhu lingkungan. Namun, jika resistor ditempatkan di dalam area tertutup, panas yang dilepaskan oleh resistor karena terlalu panas dapat meningkatkan suhu sekitar, sehingga meningkatkan resistansinya.

Resistor bisa rusak secara fisik jika terlalu panas

Hal utama berikutnya yang bisa terjadi adalah resistor bisa rusak.

Sebuah resistor dibuat menggunakan bahan tertentu yang memberikan resistor dapat berfungsi. Namun, bahan-bahan ini mampu bekerja pada kisaran suhu tertentu.

Melebihi suhu ini akan merusak bahan resistor di dalam maupun di luar body resistor.

Cara Agar Resistor Tidak Panas

Kita tahu bahwa resistor menjadi terlalu panas jika terlalu banyak daya yang disuplai ke resistor (daya lebih tinggi dari nilai maksimumnya).

Salah satu cara termudah untuk menghentikan resistor memanas adalah dengan membatasi jumlah daya yang dikenakannya.

Ada banyak rumus menghitung daya, tetapi di bawah ini adalah rumus daya listrik yang paling umum.

rumus-daya-listrik

Untuk membatasi daya ke resistor, Kamu dapat mengurangi tegangan atau arus.

Cara lain agar resistor tidak panas adalah dengan menggunakan Heat Sink atau Fan.

Kesimpulan

Dari penjelasan diatas bahwa penyebab terjadinya panas pada resistor karena resistor bekerja pada tegangan berlebih. Ketika resistor menjadi panas ini akan menyebabkan nilai resistansinya berubah dan resistor akan terbakar.

Mencegah resistor agar tidak panas yang dapat Kamu lakukan adalah membatasi daya resistor, menggunakan Heat Sink dan Fan.

Demikianlah penjelasan mengenai penyebab resistor panas berlebihan dan cara mencegahnya. Semoga bermanfaat.

Frequently Asked Question – FAQ

Apa penyebab resistor cepat panas?

Penyebab resistor menjadi panas adalah ketika resistor bekerja pada tegangan berlebih.

Apa yang terjadi jika resistor rusak?

Nilai resistansinya berubah dan bisa rusak secara fisik atau terbakar.

Bagaimana cara mengetahui resistor yang rusak?

Cara paling mudah adalah dengan melihat bentuk fisik resistor. Jika resistor menghitam atau hangus maka dapat dipastikan resistor tersebut dalam kondisi rusak.

Leave a Comment

Your email address will not be published.