Kabel-Jumper-Arduino

Kabel Jumper Arduino : Pengertian, Fungsi Dan Jenisnya

Kabel jumper merupakan sebuah kabel yang berukuran kecil yang biasanya keberadaannya cukup penting pada komponen elektronik untuk menghubungkan 2 titik atau lebih bahkan bisa juga untuk menghubungkan alat elektronik satu dengan yang lain.

Sebelumnya tahukah kamu bagaimana bentuk dari kabel jumper ini? Sebagian dari kamu mungkin sudah pernah melihat kabel yang satu ini namun belum mengetahui nama dari kabel ini, salah satu jenis kabel jumper yang ada ialah kabel jumper arduino.

Pengertian Kabel Jumper Arduino

Pengertian dari kabel jumper yang satu ini merupakan sebuah kabel elektrik yang mempunyai pin konektor di ujungnya yang bisa mempermudah kamu untuk menghubungkan suatu komponen tanpa adanya solder.

Inilah salah satu keunikan yang dimiliki oleh kabel jumper arduino, selain berdiameter sangat kecil kabel ini juga memiliki pin konektor yang sangat unik. Tanpa bantuan alat apapun kamu bisa menghubungkan kabel dengan suatu komponen dengan mudah.

Fungsi Kabel Jumper Arduino

Sama dengan kabel lainnya, fungsi dari kabel jumper arduino juga berguna sebagai konduktor listrik yang bisa menyambungkan rangkaian listrik. Kegunaan lainnya yaitu kabel jenis ini biasanya dipakai pada alat-alat prototyping. Alasannya karena adanya pin konektor ini bisa dengan mudah diotak-atik sampai sambungannya tepat.

Tahukah kamu ternyata pin konektor ini juga terdiri dari dua jenis yang berbeda loh. Sama halnya dengan komponen listrik lainnya yang terdiri atas kutub positif dan negatif, pada pin konektor ini terdiri dari konektor jantan atau yang biasa disebut male connector dan konektor betina atau female connector.

Perbedaan dari kedua konektor ini adalah konektor jantan ujungnya terdapat penancapnya sedangkan pada female connector adalah wadah penancapnya.

Sama juga dengan positif dan negatif yang akan tarik menarik jika dipasangkan, begitu juga dengan pin konektor ini bisa terpasang bila female connector dipasangkan dengan male connector.

Jenis-Jenis Kabel Jumper Arduino

Seperti yang telah disebutkan tadi bahwa kabel jumper arduino ini terdiri dari dua jenis dan ternyata untuk masing-masing kabel terdapat beberapa jenis berdasarkan pin konektor yang terpasang.

Kabel jumper male to male

Jenis kabel yang pertama yaitu male to male, artinya kabel jumper jenis ini memiliki pin konektor yang berupa penancapnya saja. Kabel jenis ini biasanya akan digunakan pada saat membuat rangkai elektronik pada breadboard karena sangat cocok untuk digunakan.

Kabel jumper male to female

Jenis kabel selanjutnya yaitu male to female, jadi jenis kabel yang satu ini memiliki pin konektor yang lengkap di setiap ujungnya. Terdiri dari konektor penancap dan wadah penancapnya, selain biasa digunakan untuk menghubungkan antar kabel arduino itu sendiri, kabel ini juga bisa digunakan pada breadboard.

Kabel jumper female to female

Kabel jumper jenis arduino yang terakhir yaitu kabel yang terdiri dari female connector di kedua ujungnya. Kabel ini biasanya akan digunakan pada komponen yang memiliki header male atau kabel yang ada tancapannya contohnya yaitu sensor ultrasonik HC-SR04 atau sensor suhu DHT.

Itulah ketiga jenis dari kabel jumper jenis arduino, untuk spesifikasi ukuran kabel ataupun kekuatan dari kabel itu sendiri memiliki kisaran panjang dari 11 cm sampai 25 cm. Usahakan dalam pemilihan ukuran panjang kabel ini kamu memilih ukuran yang standar tidak terlalu panjang maupun tidak terlalu pendek. Hal tersebut karena ukuran panjang kabel bisa mempengaruhi dalam pembuatan suatu rangkaian listrik.

Ukuran panjang kabel baik yang panjang maupun pendek, masing-masing memiliki kekurangannya. Keduanya sama-sama akan mempersulit kamu ketika membuat rangkaian listrik. Contohnya, ketika kamu menggunakan kabel yang terlalu panjang tentunya akan sulit jika akan dihubungkan dengan komponen lain sedangkan jika kamu memilih ukuran kabel yang sangat pendek kamu juga akan kesulitan karena pada dasarnya dibutuhkan kabel dengan ukuran panjang yang standar.

Lalu untuk kekuatannya, kabel jumper yang baik adalah kabel jumper yang lunak namun memiliki ujung pin konektor yang sangat keras. Hal tersebut karena kabel yang lunak ini bisa fleksibel dan sangat mudah untuk digunakan pada berbagai jenis prototype.

Ujung pin konektor harus keras, alasannya ketika kamu menghubungkan kabel dengan komponen maka akan kuat terhubung tidak mudah terlepas. Jadi jika kamu mendapatkan kabel jumper yang keras namun pin konektornya sangat lunak, jangan pilih kabel tersebut karena kabel tersebut akan mudah dilepas dan lebih cepat rusak juga jika digunakan.

Itulah beberapa spesifikasi yang bisa kamu gunakan untuk memilih maupun mengetahui bagaimana kabel jumper yang baik untuk digunakan pada komponen listrik.

Kelebihan yang Dimiliki Kabel Jumper

Adanya pin konektor

Kelebihan pertama yang dimiliki kabel jumper terletak pada keunikannya yaitu adanya pin konektor di kedua ujungnya. Berbeda dengan kabel pada umumnya yang harus menggunakan alat tertentu untuk menghubungkannya dengan komponen atau kabel lainnya. Justru kabel jumper yang satu ini memiliki pin konektor yang akan memudahkan kamu untuk memasang maupun melepas sambungan kabel.

Harganya cukup terjangkau

Kelebihan selanjutnya kabel ini ditawarkan dengan harga yang masih sangat terjangkau. Kisaran harga yang biasanya ditawarkan yaitu sebesar 300 sampai 1000 rupiah saja per satu kabel. Sangat murah bukan, harga tersebut bisa kamu dapatkan sesuai dengan panjang kabel yang kamu pilih.

Biasanya kabel jumper yang dijual dalam bentuk paket per 10, 15, 20 hingga 50 buah untuk satu paketnya dan biasanya dengan harga yang dijual per paket ini kamu juga akan mendapatkan harga yang lebih murah lagi.

Warnanya bervariasi

Kabel jumper arduino juga memiliki ciri khas adanya warna yang bervariasi pada kabel tersebut. Kelebihan ini juga tentunya bisa memudahkan kamu saat membuat suatu rangkaian, walaupun tidak ada fungsi khusus dari beragam warna yang dimiliki ini namun dengan warna yang beragam juga kamu bisa menjadi mudah saat membuat rangkaian yang rumit.

Itulah beberapa kelebihan yang dimiliki kabel jumper jenis arduino, sedangkan untuk kekurangannya sepertinya tidak ada kekurangan berarti yang dimiliki kabel ini karena kabel ini telah banyak mempermudah para pekerja untuk membuat suatu rangkaian atau membuat proyek tugas di bidang elektrik.

Itulah beberapa hal mengenai kabel jumper arduino yang perlu kamu ketahui. Jadi jika kamu akan merangkai suatu rangkaian listrik, saat membuat prototypenya kamu bisa menggunakan kabel jumper yang satu ini karena untuk menghubungkannya kamu hanya membutuhkan pin konektor yang sudah ada di setiap ujungnya. Kamu hanya tinggal memilih jenis kabel jumper mana yang sesuai dengan yang kamu butuhkan.

Berdasarkan penjelasan di atas kamu jadi mengetahui jenis-jenis kabel jumper dan perbedaannya antara pin konektor yang male dan female. Dari pin konektor tersebut kamu bisa menyesuaikan pemasangan kabel yang sesuai

Leave a Comment

Your email address will not be published.