Arduino-Mega-2560-adalah

Arduino Mega 2560 : Pengertian, Cara Kerja, Spesifikasi Lengkap

Arduino Mega 2560 adalah salah satu jenis board arduino berbasis mikrokontroler Atmega2560. Pada artikel kali ini, Kita akan membahas Arduino Mega 2560 secara lengkap.

Pengertian Arduino Mega 2560

Arduino Mega 2560 merupakan board elektronik yang dikembangkan berbasis mikrokontroler Atmega2560.

Board ini cocok untuk proyek yang membutuhkan lebih banyak pin GPIO dan ruang memori karena memiliki 16 pin analog dan 54 pin I/O digital di mana 15 pin digunakan untuk output PWM.

Arduino Mega 2560 dilengkapi dengan colokan listrik DC untuk menyalakan unit ini dan Kamu juga dapat menyalakan board menggunakan pin VIN yang ada pada board.

Arduino Mega juga mendukung interface USB di mana kabel USB digunakan untuk menghubungkan board dengan komputer.

Arduino Mega 2560 mirip dengan Arduino UNO tetapi Arduino Mega lebih memiliki banyak pin GPIO, lebih banyak ruang memori, dan lebih besar ukurannya.

Arduino Mega ini juga mendukung header ICSP yang digunakan untuk memprogram board tanpa memutuskannya dari rangkaian utama.

Board ini memiliki dua regulator tegangan yang di mana Kamu dapat mengatur tegangan sesuka Kamu dengan lebih baik.

Arduino Mega 2560 dapat diprogram menggunakan software Arduino IDE (Integrated Development Environment) yang merupakan software resmi yang diperkenalkan oleh Arduino.cc

Controller ATmega2560 dilengkapi dengan 256 KB memori flash yang digunakan untuk menyimpan kode (di mana 8 KB digunakan untuk Bootloader), sedangkan SRAM adalah 8 KB SRAM dan EEPROM adalah 4 KB EEPROM.

Fungsi Arduino Mega 2560

Fungsi Arduino Mega 2560 dalam hal penggunaan adalah untuk membuat sebuah project yang membutuhkan kapasitas ruang penyimpan besar dan membutuhkan lebih banyak pin.

Karena memiliki banyak pin dan ruang memori maka Arduino Mega cocok digunakan untuk membuat project yang menggunakan banyak modul sekaligus.

Gambar Arduino Mega 2560

Berikut ini adalah tampilan gambar Arduino Mega 2560 tampak depan maupun belakang.

pengertian-arduino-mega-2560
Gambar Arduino Mega Tampak Depan
arduino-mega-2560
Gambar Arduino Mega Tampak Belakang

Spesifikasi Arduino Mega 2560

Berikut ini adalah spesifikasi teknis Arduino Mega 2560:

Jenis Mikrokontroler ATmega2560
Tegangan Operasi 5 V
Power supply 7 V – 12 V
Konsumsi Arus 50 mA – 200 mA
Pin Input/Ouput Digital 54
Pin PWM 15
Pin Input Analog 16
Arus DC per Pin I/O 40 mA
Arus DC untuk Pin 3.3V 50 mA
Memori Flash 256 KB
SRAM 8 KB
EEPROM 4096 bytes
Clock Speed 16 MHz
Panjang 102 mm
Lebar 53 mm
Soket listrik Tersedia
Koneksi USB Tersedia

Arduino Mega 2560 Pinout

Arduino Mega 2560 memiliki 54 pin input/output digital, dimana 16 pin merupakan input analog, 15 merupakan pin PWM, dan 6 merupakan hardware serial port (UART).

Arduino Mega memiliki osilator kristal-16 MHz, colokan listrik, header ICSP, port USB-B, dan tombol RESET.

Arduino-Mega-2560-PinoutVoltage Regulator : Voltage regulator atau pengatur tegangan mengubah tegangan input menjadi 5V. Penggunaan utama dari regulator tegangan adalah untuk mengontrol level tegangan di board Arduino. Bahkan jika ada perubahan tegangan input regulator, tegangan output konstan dan stabil.

ATmega2560P :Ini adalah mikrokontroler berbasis AVR RISC (Reduced Instruction Set Computer) 8-bit yang mengeksekusi instruksi yang kuat dalam satu siklus clock. Ini memungkinkannya menemukan keseimbangan antara konsumsi daya dan kecepatan pemrosesan secara efektif.

Osilator Kristal : Osilator Kristal memiliki frekuensi 16MHz, yang menyediakan sinyal clock ke mikrokontroler. Ini memberikan waktu dasar dan kontrol ke board.

Tombol RESET : Digunakan untuk mereset board Arduino, disarankan untuk menekannya setiap kali kita mem-flash beberapa kode ke board.

Bagaimana cara memberi daya pada Arduino Mega 2560?

Ada tiga cara untuk memberi daya pada Arduino Mega Board:

1. Barrel Jack

Barrel jack, atau  7-12V DC Power Jack dapat digunakan untuk memberi daya pada board Arduino. Barrel jack biasanya terhubung ke adaptor. Board dapat ditenagai oleh adaptor yang berkisar antara 5-20 volt tetapi pabrikan merekomendasikan untuk menjaganya antara 7-12 volt.

Catatan: Di atas 12 volt, board mungkin terlalu panas dan tegangan di bawah 7 volt mungkin tidak cukup untuk memberi daya pada board.

2. Port USB-B

Interface USB digunakan untuk mencolokkan kabel USB. Port ini dapat digunakan untuk memberi daya perangkat dari catu 5V dan memungkinkan kita untuk menghubungkan board ke komputer. Program di upload ke board arduino secara serial dari komputer melalui kabel USB.

3. Vin

Vin adalah tegangan suplai DC termodulasi, yang digunakan untuk mengatur IC yang digunakan dalam koneksi. Ini juga disebut tegangan utama untuk IC yang ada di board Arduino. Nilai tegangan Vcc bisa negatif atau positif ke pin GND.

Apa Itu Pin I2C di Arduino Mega?

Ini adalah protokol komunikasi serial dua kabel. Itu singkatan dari Inter-Integrated Circuits. I2C menggunakan dua jalur untuk mengirim dan menerima data: pin serial clock using (SCL) dan pin serial data (SDA).

  • SCL adalah singkatan dari Serial Clock. Ini didefinisikan sebagai jalur yang mentransfer data clock. Ini digunakan untuk menyinkronkan perpindahan data antara dua perangkat. Serial Clock dihasilkan oleh perangkat master.
  • SDA adalah singkatan dari Serial Data. Ini didefinisikan sebagai jalur yang digunakan oleh slave dan master untuk mengirim dan menerima data. Itu sebabnya disebut jalur data, sedangkan SCL disebut jalur clock.

Apa Itu Pin SPI di Arduino Mega?

SPI adalah singkatan dari Serial Peripheral Interface. PIN 50, 51, 52, dan 53 digunakan sebagai pin SPI. Mereka digunakan oleh mikrokontroler untuk berkomunikasi dengan satu atau lebih perangkat periferal dengan cepat. Ada tiga jalur umum untuk semua perangkat periferal:

  1. SCK adalah singkatan dari Serial Clock. Ini adalah pulsa clock, yang digunakan untuk menyinkronkan transfer data.
  2. MISO adalah singkatan dari Master Input / Slave Output. Jalur data pada pin MISO ini digunakan untuk mengirim data ke master.
  3. MOSI adalah singkatan dari Master Output/ Slave Input. Jalur ini digunakan untuk mengirim data ke periferal.

Apa Itu Pin UART di Arduino Mega?

UART adalah singkatan dari Universal Asynchronous Receiver and Transmitter. Ini memungkinkan Arduino untuk berkomunikasi dengan perangkat serial. Ada 4 UART di Arduino Mega:

  • Pin 0 – RXD0, pin 1 – TXD0
  • Pin 19 – RXD1, pin 18 – TXD1
  • Pin 17 – RXD2, pin 16 – TXD2
  • Pin 15 – RXD3, pin 14 – TXD3

Pin ini digunakan untuk komunikasi serial UART dengan pc atau perangkat serial lainnya untuk tujuan berbagi data dan logging. Digunakan dengan fungsi serial. Begin() untuk mengatur pengaturan baud rate dan memulai komunikasi dengan serial. Println() berfungsi untuk mencetak array char pada output perangkat lain.

External Interrupt atau Interupsi eksternal dapat dibentuk dengan menggunakan 6-pin seperti interupsi 0(0), interupsi 1(3), interupsi 2(21), interupsi 3(20), interupsi 4(19), interupsi 5(18). Pin ini dapat digunakan untuk mentrigger interupsi pada nilai rendah, tepi naik atau turun, atau perubahan nilai.

Apa itu Header ICSP?

ICSP-Header-Arduino-Mega

ICSP adalah singkatan dari In-Circuit Serial Programming. Kita dapat menggunakan pin ini untuk memprogram firmware board Arduino. Perubahan firmware dengan fungsionalitas baru dikirim ke mikrokontroler dengan bantuan header ICSP.

Header ICSP terdiri dari 6 pin. Seperti yang ditunjukan pada gambar diatas.

Berapa Banyak Pin Analog Pada Arduino Mega?

Arduino Mega terdiri dari 16 pin analog yang menggunakan ADC (Analog to Digital converter). Pin ini dapat berfungsi sebagai input analog tetapi juga dapat berfungsi sebagai input digital atau output digital.

Pin ini menerima input dalam bentuk sinyal Analog dan mengembalikan nilai yang berkisar antara 0 dan 1023 (itu karena Arduino Mega memiliki konverter Analog ke Digital 10-bit atau resolusi 210).

Konverter Analog ke digital bekerja dalam tiga tahap: pengambilan sampel, kuantisasi, dan digitalisasi. Karena Arduino beroperasi pada range 0–5 volt, ukuran step perangkat adalah 5/1023=0,00488volt atau 4.88mV.

Jadi, kita dapat menginterpretasikan input 4,88 mV sebagai 1, 9,77 mV sebagai 2, dan seterusnya hingga 5 V = 1023. Apa pun di bawah 4,88 mV dianggap 0 dan di atas 4,99 V sebagai 1023.

digital-analog-and-PWM-pins-of-Arduino-Mega

Berapa Banyak Pin Digital Yang Ada di Arduino Mega?

Arduino Mega 2560 memiliki 54 pin I/O digital. Semua Pin antara 0 hingga 53 adalah pin input/output digital.

Pin digital Arduino hanya dapat membaca dua status: ketika ada sinyal tegangan dan ketika tidak ada sinyal. Jenis input ini biasanya disebut digital (atau biner) dan status ini disebut sebagai HIGH dan LOW atau 1 dan 0.

LED (13): Di Board, ada LED built-in yang terhubung ke pin digital 13. Ketika pin ini HIGH atau 1, LED menyala, ketika pin LOW atau 0, mati.

Apa Itu Pin PWM pada Arduino Mega 2560?

PWM-Pin-Arduino-Mega

Dari kumpulan pin digital tersebut terdapat 15 pin yang merupakan pin PWM (Pulse Width Modulation). Mulai dari digital pin 2 hingga digital pin 13 dan pin 44, 45, dan 46 merupakan pin PWM.

Setiap pin digital ini dapat menghasilkan sinyal Pulse Width Modulation dengan resolusi 23-bit. Kita dapat membangkitkan sinyal PWM menggunakan fungsi analogWrite().

Pin lainnya

GND (Pin Ground): Ada 7 pin ground yang tersedia di board.

RESET: Pin RESET berfungsi unutk mereset board arduino.

I/O Reference Voltage (IOREF) : Pin ini adalah referensi input/output. Ini memberikan referensi tegangan di mana mikrokontroler saat ini beroperasi. Mengirim sinyal ke pin ini tidak menghasilkan apa-apa.

AREF: AREF adalah singkatan dari Analogue Reference. Ini adalah tegangan referensi yang digunakan untuk mengukur semua tegangan analog lainnya (input analog).

3.3V dan 5V: Pin ini masing-masing menyediakan 5V dan 3.3V yang diatur ke komponen eksternal yang terhubung ke board.

Cara Memprogram Arduino Mega 2560

Arduino Mega 2560 dapat diprogram menggunakan software Arduino IDE yang merupakan software resmi Arduino yang digunakan untuk memprogram semua board Arduino.

Software ini digunakan untuk menulis, menyusun, dan mengupload kode ke board Arduino.

Unit ini dilengkapi dengan interface USB sehingga kabel USB dapat digunakan untuk menghubungkan perangkat dengan komputer di mana Kamu dapat mentransfer sketch (program Arduino disebut sketch) ke board.

Selain itu, software ini bersifat open-source yang artinya gratis untuk digunakan dan siapa pun dapat menggunakan software ini untuk memungkinkan board berfungsi sesuai dengan jumlah instruksi yang Kamu kirim dari software ini ke board Arduino.

Board ini juga sudah dilengkapi dengan Bootloader bawaan.

Kegunaan Arduino Mega 2560

Arduino Mega dapat bekerja sebagai proyek yang berdiri sendiri atau dapat diintegrasikan dengan board Arduino lainnya, Arduino shield, dan board raspberry pi.

Board ini direkomendasikan untuk proyek elektronik yang membutuhkan lebih banyak ruang memori dan pin GPIO.

Berikut ini adalah aplikasi dari board Arduino Mega:

  • Pemrograman paralel dan Multitasking
  • Dapat mengontrol lebih dari satu motor
  • Otomatisasi rumah dan sistem keamanan
  • Embedded System
  • Antarmuka dari sejumlah sensor
  • Mendeteksi suhu
  • Proyek deteksi level air
  • Mengembangkan printer 3D
  • aplikasi IoT

Skema Arduino Mega 2560

Untuk melihat Arduino Mega Schematic, Klik disini

Skematik-Arduino-Mega

**Source: Arduino Mega official store

Datasheet Arduino Mega 2560

Untuk melihat datasheet Arduino Mega 2560 pdf, Klik disini

Datasheet-Arduino-Mega-2560

**Source: Arduino Mega official store

Kesimpulan

Arduino Mega 2560 adalah salah satu jenis board Arduino yang cocok digunakan untuk project yang membutuhkan ruang penyimpan yang besar dan membutuhkan lebih banyak Pin. Semoga materi ini dapat memberikan wawasan untuk Kamu semua.

Leave a Comment

Your email address will not be published.